Sabtu, 20 April 2013

makalah teori ekonomi


MAKALAH
MIKRO EKONOMI ISLAM

TEORI PRODUKSI  EKONOMI






DISUSUN OLEH:
1.     R. AHMAD NOVIARDI
2.     LISWATI NOR

DOSEN PEMBIMBING: FADLAN KHOLIK,

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
 MA’ARIF SAROLANGUN
TAHUN AKADEMIK 2012/2013
BAB II
PEMBAHASAN
TEORI PRODUKSI EKONOMI

A.    Teori Produksi
Teori produksi yang sederhana menggambarkan tentang hubungan diantara tingkat produksi suatu barang dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan untuk menghasilkan berbagai tingkat produksi barang tersebut. satu-satunya faktor produksi yang dapat di ubah jumlahnya adalah tenaga kerja. Produksi dapat diartikan sebagai proses mengubah input menjadi output. Produksi  meliputi semua kegiatan untuk menciptakan/menambah nilai/guna suatu barang/jasa
Di dalam faktor- faktor produksi yang digunakan dan untuk masing-masingfaktor produksi tersebut beberapa jumlah yang akan di gunakan dan untuk memecahkan persoalan ini ada aspek yang harus di pikirkan yaitu:
a.          Komposisi faktor produksi yang bagaimana perlu digunakan untuk menciptakan tingkat yang tinggi .
b.          Komposisi faktor produksi yang bagaimana akan meminimumkan biaya produksi yang di keluarkan untuk suatu tingkat produksi tertentu.

B.           Fungsi Produksi
Hubungan di antara faktor-faktor produksi dan tingkat produksi dinamakan fungsi produksi faktor-faktor produksi, seperti telah di jelaskan,dapat dibedakan kepada empat golongan yaitu:
1.      Tenaga kerja
2.      Tanah
3.      Modal
4.      Keahlian keusahawanan

Fungsi produksi menunjukkan sifat hubungan antara input  dan output yang dihasilkan.
Q = f (K, L, R, T)
Ket      : Q = Output
K = Kapital/modal
L = Labour/tenaga kerja
R = Resources/sumber daya
T = Teknologi

C.    Produksi Total, Produksi Rata-Rata dan Produksi Marjinal
1)      Produksi total merupakan  produksi yang di hasilkan oleh sejumlah tenagakerja tertentu.
2)      Produksi rata-rata pada suatu tingkat penggunaan tenaga kerja tertentu, produksi ini merupakan jumlah rata-rata yang di wujudkan oleh seorang pekerja. Nilai yang dihitung dengan membagi produksi total dengan jumlahtenaga kerja yang di gunakan tambahan.
3)      Produksi marjinal merupakan produksi yang akan berlaku apabila   seunit (seorang) tenaga kerja di tambah.

D.    Jangka Waktu Produksi
Jangka waktu dibedakan menjadi 2:
1)      Jangka Pendek (short run)
Yaitu jangka waktu ketika input variabel dapat disesuaikan, namun  input tetap tidak dapat disesuaikan. 
a)      Tahap I menunjukkan tenaga kerja yang masih sedikit, apabila ditambah akan meningkatkan total produksi, produksi rata-rata dan produksi marginal.
b)      Tahap II Produksi total terus meningkat sampai produksi optimum sedang produksi rata-rata menurun dan produksi marginal menurun sampai titik nol.
c)      Tahap III Penambahan tenaga kerja menurunkan total produksi, dan produksi rata-rata, sedangkan produksi marginal negatif.

2)      Jangka Panjang (long run)
Merupakan satu waktu dimana seluruh input variabel maupun tetap yang digunakan perusahaan dapat diubah.
                                                                                          
E.     Peminimuman Biaya Produksi
Faktor produksi yang akan meminimumkan biaya produksi dan besarnya pembayaran kepada faktor produksi yang akan di gunakan dan besarnya hasil  tambahan penjualan yang diwujudkan oleh faktor produksi (dalam hal ini kami mengambil contoh Firma (perusahaan)) :
1)      Jangka panjang yaitu suatu periode dalam analisis kegiatan memproduksi firma-firma yang memisalkan periode tersebut adalah cukup panjang dan memungkinkan firma-firma menambah suatu faktor produksi yang di perlukan dalam operasinya
2)      Jangka pendek yaitu suatu periode dalam analisis kegiatan memproduksi firma yang memisahkan bahwa dalam periode tersebut hanya satu faktor produksi saja (tenaga kerja ) yang jumlahnya dapat diubah .

F.     Hukum Hasil Lebih yang Semakin Berkurang
Hukum hasil yang semakin berkurang menyatakan apabila faktor  produksi yang dapat di ubah jumlahnya (tenaga kerja) terus menerus ditambah sebanyak satu unit, pada mulanya produksi total akan semakin banyak  pertambahanya, tetapi sesudah mencapai suatu tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negativ, sifat pertambahan produksi seperti ini menyebabkan pertambahan produksi total semakin lambat dan akhirnya ia mencapai tingkat yang maksimum dan  kemudian menurun tenaga kerja yang di gunakan dapat di bedakan dalam tiga tahap yaitu :
-          Tahap pertama yaitu produksi total mengalami pertambahan yang semakin cepat.
-          Tahap kedua yaitu produksi total pertambahanya semakin lambat.
-          Tahap ketiga yaitu produksi total semakin lama semakin berkurang.
BAB III
PENUTUP

Demikianlah makalah yang  kami presentasikan, dengan harapan dapat membantu rekan-rekan mahasiswa dalam memahami konsep dasar tentang Sistem Ekonomi Kapitalisme. Kami menyadari bahwa makalah yang kami buat tidak lengkap dan tidak sempurna, oleh karena itu diharapkan tegur sapa konstruktif guna perbaikan makalah kami yang akan datang.



DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar